|
Jangan Sampai BLUD Hanya Ganti Baju Belaka! |
Jika dunia kesehatan Indonesia tidak segera berbenah dan
menata diri persaingan akan semakin ketat. Dalam bisnis
rumah sakit, pengelolanya sering mengira bisnis ini hanya
berkutat seputar produk saja. "Namun elemen yang lebih
penting seperti service (pelayanan) dan mindset (pola
pikir) malah sering dilupakan," kata Hanna dalam Workshop
Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soegiri Lamongan Menuju Badan
Layanan Umum Daerah (BLUD), Rabu (6/8).
Hanna berharap agar jangan sampai ketika RSD dr Soegiri
Lamongan nantinya bisa menjadi BLUD hanya ganti baju belaka,
tetapi kualitas layanannya tidak berubah. Konsep mengubah
rumah sakit daerah (RSD) menjadi BLUD merupakan untuk
mengubah mindset lama agar semakin berkualitas. "Artinya
mempunyai kualitas bisnis yang sehat sehingga bisa memiliki
daya saing dengan rumah sakit swasta," katanya.

|
Ni Ketut Puspadewi, SE: "RSU Wangaya Denpasar telah ditetapkan
menjadi BLUD pada tanggal 28 Juli 2008. Pelaksanaan BLUD mulai Januari
2009. Tim pengelola keuangan sudah terbentuk, sekarang sedang dalam
proses penyusunan RBA 2009."

|